Tapak Dara

Dalam pergelaran wayang golek, tapak dara adalah alat untuk menyangga “jagat” (gedebog pisang). Bentuknya seperti jangka dan kedua bagian ujungnya diruncingkan. Salah satu tiang penyangga bagian depan ditinggikan beberapa cm agar “jagat” bagian depan menjadi lebih tinggi.

Tapak dara terbuat dari kayu setinggi ± 70 cm dan lebar bagian kakinya ± 35 cm.  Bagian alasnya (telapak) dibuat tiga sudut agar bentangan “jagat” yang disangga itu tidak goyang. Alat tersebut berjumlah dua buah, satu dipakai untuk menyangga “jagat” bagian pangkal dan satu lagi untuk menyangga bagian ujung.